Legenda Hydra
Hydra merupakan mitos dari Yunani kuno . Monster ini berbentuk ular atau naga yang memiliki sembilan buah kepala . Setiap salah satu kepalanya dipotong, maka kepala tersebut akan tumbuh/memben tuk dua buah kepala yang baru. Dikisahkan bahwa Herkules pernah mengalahkan Hydra. Herkules membakar delapan dari sembilan kepala itu, sebelum menguburkan kepala yang terakhir (yang abadi) di bawah batu.
Legenda Yamata No Orichi
Masih ingat dengan monster ular yang memiliki 8 kepala dan 8 ekor yang keluar dari tubuh Sasuke ketika dia bertarung melawan Itachi? Nah dalam mitologi Jepang, monster tersebut adalah Bijuu ekor 8 yang lebih dikenal sebagai Yamata no Orochi. Dalam mitologi Jepang, Yamata no Orochi digambarkan sebagai sosok ular (naga) yang memiliki 8 ekor dan 8 kepala, matanya berwarna merah dan memiliki kekuatan jahat dari dunia iblis, setiap kepala dari Yamata no Orochi melambangkan jiwa, hantu, kejahatan, iblis, dunia setelah kematian, dan kematian
Kekuatan sebenarnya dari Orochi seharusnya tidak terlalu besar, bahkan cenderung lemah. Seorang anggota klan Kusanagi, ketika menyerangnya melakukan kecerobohan, menggunakan pedang legendaris Kusanagi no Tsurugi. Karena itu, sebagai konsekuensinya, Yamata no Orochi mengambil alih pedang itu dan menyerap kekuatan yang ada didalamnya dan menjadi mahluk yang amat kuat, dan akhirnya menyimpan semuanya didalam tubuhnya. Dengan kekuatan barunya, Orochi mengeluarkan kekuatan kegelapan yang amat besar sehingga membangunkan Bijuu yang lain, dan menjadi arogan. Orochi mengalahkan banyak Bijuu tetapi dia dikalahkan oleh Kyuubi (rubah ekor 9).
Yamata no Orochi pun akhirnya berhasil dibantai oleh Susanoo sang Dewa Samudra dan pedang Kusanagi berhasil dikeluarkan dari ekornya, dalam cerita Naruto juga dikisahkan monster 8 kepala dan 8 ekor yang muncul dari tubuh Naruto dibantai oleh Jutsu dari Itachi yaitu Susanoo.
Legenda Typhoeus
Typhon anaknya Gaia dengan Tartarus. monster terseram yg pernah ada. Ratusan kepala naga muncul dari punggungnya dan digambarkan sampai menyentuh bintang2. racun menetes dari matanya. mulutnya menyemburkan lava dan batu2 membara. Waktu mengangkat gunung Aetna dalam perang melawan dewa2 Olympus, Zeus menyerangnya dengan ratusan petir, sehingga ia kalah dan tertindih gunung tersebut.
Legenda Orthrus
Orthrus (Orthros, Orthos, Orthus, Orth and Orphus) adalah anjing berkepala dua, yang juga merupakan saudara kembar dari Cerberus. Orthrus juga merupakan anak dari Thypon dan Echidna.
Orthus adalah milik Titan berkepala tiga Geryon. Orthus dan tuannya, Eurytion,bertanggung jawab menjaga Geryon’s herd of red cattle di Erytheia tanah matahari terbenam (The “sunset” land of Erytheia), salah satu pulau dari kepulauan Hesperides , bagian barat Mediterranean.
Hercules membunuh Orthrus, Eurytion, dan Geryon sebelum mengambil red cattle (sapi merah) untuk menyelesailan “tugas kesepuluh” (tenth labor).
Legenda Centaurus
Centaurus sering juga game game menyebut centaur merupakan hewan legenda bewujud kuda yang memiliki bagian tubuh manusia yg terdapat pada bagian leher tubuh kuda tersebut.
Para ahli menilai, mitos Centaurus muncul dari ketakutan bangsa Yunani akan bangsa Mongol kuno yg pandai mengendarai kuda serta memakai busur panah (horse archer). Bangsa Mongol ini sering menyerang kota-kota di Yunani. Menurut mitosnya, Centaurus hidup tersembunyi di dalam gelapnya hutan. Mereka menghormati hutan seperti Ibunya sendiri, memburu hewan seperlunya, serta berusaha sebisa mungkin untuk tidak tampil mencolok. Seluruh ras Centaurus adalah jantan. Mereka bereproduksi dengan menculik manusia yg wanita untuk kemudian dikimpoii dan ditawan sampai dia melahirkan. Setelah bayi Centaurus lahir, para wanita dikembalikan lagi ke desa masing2.
Menurut legenda, Hercules tewas di tangan Centaurus bernama Nessus ketika sang Centaurus berusaha merebut istrinya. Hercules kemudian hidup dengan bahagia dengan istri sebelumnya (yg dia bunuh atas provokasi Hera) di puncak Gunung Olympus. Centaurus sangat mahir dalam menggunaka panah serta lembing. Kecerdasan serta kebijakannya konon lebih unggul dari manusia. Hal ini lah yg membuat mereka merasa arogan dan lebih senang hidup di hutan.
Para pemburu biasanya memburu Centaurus untuk diambil jantung mereka. Centaurus memiliki 2 jantung. Jantung (pada bagian tubuh manusia) Centaurus memiliki efek kamuflase serta peningkatan kemampuan memanah pada manusia yg memakannya. Sedangkan Jantung kuda Centaurus, memiliki efek membuat yg memakannya dapat berlari 3 hari 3 malam tanpa rasa lelah. Sagittarius merupakan contoh Centaurus yg dipasang oleh Hera untuk menghiasi langit.
Legenda Cerberus
Berdasarkan mitos Yunani, Cerberus adalah anjing raksasa berkepala 3 yang menjaga pintu masuk ke Hades. Cerberus adalah anak dari Typhon dan Echidna.Dalam legenda Yunani disebutkan bahwa Orpheus, Aeneas dan Odysseus mampu melewati Cerberus dan masuk ke dunia bawah atau Hades.
Legenda Nagini / Naga
Pada umumnya orang indonesia mengenal yang disebut Naga adalah Dragon. Namun Naga sendiri sebenarnya adalah mahluk mitologis yang berbeda dengan Dragon. Naga muncul pada kebudayaan Hindu dan Budha, kemungkinan berasal dari daerah India dan sekitarnya. Naga adalah mahluk setengah ular, setengah manusia, terkadang digambarkan sebagai ular raksasa. Yang laki-laki disebut Naga, sedangkan versi perempuannya disebut Nagini. Naga sering dianggap sebagai entitas yang bersifat jahat, namun tidak jarang juga dianggap sebagai penjaga sungai atau danau.
Legenda Echidna
Echidna adalah mahluk dari
mitologi yunani, sering digambarkan sebagai perempuan setengah ular yang
tinggal di dalam gua. Bersama suaminya Typhon, Echidna melahirkan berbagai
jenis mahluk mengerikan yang muncul dalam mitologi yunani, karena itu Echidna
mendapat sebutan Mother of all Monsters. Echidna dan Typhon pernah berperang
melawan dewa-dewa olympus namun kalah.
Typhon kemudian disegel dibawah gunung Etna. Sementara Echidna dan anak2nya
dibiarkan lepas untuk menjadi tantangan bagi para pahlawan yunani berikutnya.
Namun pada akhirnya Echidnya dibunuh oleh Argus Panoptes, titan bermata
seratus. berikut ini adalah beberapa
anak echidna yang terkenal dalam mitologi yunani:
1. Nemean Lion
2. Ladon
3. Chimera
4. Sphinx
5. Lernaean Hydra
6. Cerberus
7. Orthrus
8. Agathyrsus
9. Gelonus
10. Scytha/Scylla
Tragisnya hampir semua anak-anak
echidnya terbunuh oleh para pahlawan yunani……
Btw nama echidna sekarang juga
digunakan untuk menyebut hewan sejenis landak yang hermaphrodit.
Mermaid (atau Merman untuk laki-laki) telah dibicarakan sejak 5000 SM. Bahkan Christopher Columbus mengatakan pernah melihatnya dalam perjalanannya. Dalam cerita dongeng Inggris mereka dianggap sebagai peringatan akan kutukan atau bencana.
Legenda Gorgon
Gorgon adalah wanita jahat dengan gigi taring dan ular hidup sebagai pengganti rambutnya. Legenda mengatakan jika orang melihat muka Gorgon maka akan berubah menjadi batu. Kemungkinan Gorgon yang paling terkenal adalah Medusa yang merupakan satu-satunya wanita yang paling besar diantara 3 bersaudara (yang lain adalah Stheno dan Euryale). Karena Medusa besar sekali, Perseus hanya bisa membunuhnya dengan memotong kepalanya selagi ia melihat bayangannya sendiri di perisai Perseus. Gambaran Gorgon digunakan Yunani untuk menggambarkan kejahatan.
Kirin atau Qilin adalah mahluh setengah naga setengah kuda, pada awalnya berasal dari mitologi China namun tersebar ke seluruh asia timur. Hewan nyata yang dianggap ‘mendekati’ kirin adalah jerapah , konon jerapah pernah dianggap sebagai Kirin. Dalam mitologi China, kirin adalah hewan suci yang memiliki sifat baik, namun kirin bisa menjadi hewan yang buas dan mengerikan saat terancam. Konon kirin hanya muncul di tempat2 yang dikuasain oleh penguasa yang baik dan bijaksana.
Legenda Tengu
Di Jepang, ada legenda mengenai seekor makhluk angkasa yang misterius, yaitu makhluk yang dianggap sebagai Iblis dan digambarkan memiliki tubuh separuh burung dan separuh manusia. Makhluk ini disebut dengan nama Tengu. Luar biasanya, satu mumi Tengu tersimpan dengan rapi di Perfektur Aomori. Mitologi Tengu bermula dari sekitar abad ke-6 Masehi sejalan dengan tibanya agama Budha ke Jepang dari Cina. Tengu dianggap sebagai goblin yang tinggal di hutan dan gunung. Mereka disebut memiliki kekuatan supranatural seperti dapat berubah bentuk menjadi manusia atau hewan, dapat berbicara kepada manusia tanpa membuka mulut dan mampu pindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat menggunakan sayapnya.
Kata Tengu sebenarnya berarti “Anjing langit”. Dalam mitologi Cina, makhluk ini juga memiliki tempat tersendiri dengan nama Tien Kou (Tiangou) yang artinya juga anjing langit. Nama ini sebenarnya tidak sesuai dengan deskripsi Tengu. Makhluk ini tidak memiliki rupa anjing, melainkan lebih mirip seekor burung. Buku Nihon Shoki, catatan kuno yang dianggap paling pertama menyebut Tengu, yang ditulis pada tahun 720 Masehi, menyebutkan bahwa pada abad itu sebuah meteor melintasi langit Jepang dan meteor itu disebut oleh seorang rahib Budha sebagai Anjing Langit (Tengu). Namun bagaimana Tengu berevolusi dari sebuah meteor menjadi makhluk terbang tidak diketahui dengan pasti.
Secara umum, Tengu memiliki dua bentuk fisik. Yang pertama disebut Karasu tengu yang memiliki kepala dan paruh seperti burung. Yang kedua adalah Konoha Tengu yang memiliki bentuk seperti manusia namun memiliki sayap dan hidung yang panjang (kadang disebut Yamabushi Tengu)
Dalam mitologi Yunani, Minotaur (bahasa Yunani:, Minótauros) adalah monster berbentuk manusia yang berkepala banteng. Wujudnya ini adalah akibat dari kutukan atas Minos, Raja Kreta. Karena banteng yang harus dia berikan kepada Dewa Poseidon, ia sembunyikan sehingga Poseidon menjatuhkan kutukan kepada istri Minos.
Istri Minos, Pasifae, dibuat jatuh cinta kepada banteng tersebut. Dengan meminta bantuan dari Daidalos, Pasifae meminta dibuatkan tiruan banteng betina. Dia kemudian masuk ke dalam banteng tiruan, untuk bercinta dengan banteng tersebut. Maka Pasifae mengandung bayi dari hubungannya dengan banteng tersebut, yaitu Minotaur. Monster ini tinggal di tengah labirin yang rumit yang dirancang oleh arsitek Daidalos untuk menyimpan sang Minotaur. Setiap tahun, penduduk kota Athena harus mengirim tujuh pemuda dan tujuh gadis sebagai korban supaya tidak diserang oleh Kreta. Monster ini akhirnya dibunuh oleh Theseus, pahlawan Yunani yang menyamar menjadi salah satu korban. Sebelumnya, Thesus dibantu oleh Ariadne, putri Raja Kreta, yang memberinya pedang dan segulung benang. Thesus menggunakan benang itu untuk menyelusuri kembali jejaknya supaya bisa keluar dari dalam labirin yang rumit dan menggunakan pedangnya untuk membunuh Minotaur.
Legenda Cyclops
Menurut mitos Cyclops adalah anggota dari ras manusia purba
raksasa, yang mempunyai satu mata ditengah-tengah dahinya. Cyclops
digambarkan sebagai Homer dan Hesiod. Berdasarkan pada Hesiod, Cyclops
yang bernama Brontes, Steropes, dan Arges
adalah anak-anak dari Uranus (langit) dan Gaia (bumi), sedangkan berdasarkan
pada Homer kata Cyclops menuju pada anak
laki-laki Poseidon dan Thoosa yang bernama Polyphemus yang adalah Cyclops. Pada bulan Februari 2002, sebuah koran The Philipine Star
melaporkan, bahwa penduduk pedalaman Bohol, Bukidnon dan Agusan
dibingungkan dengan penemuan tengkorak bermata satu di bukit kapur wilayah itu.
Lokasi tepatnya di Gunung Palaupau ,Sumilao
juga di Bukidnon dan beberapa gua di Agusan,Philipina. Dalam
cerita rakyat setempat, dahulu ada mahluk bermata satu yang menjelajah pulau
Mindanao tengah dan utara , yang mereka sebut “Agyo”.Mereka
mengatakan, pada jaman dahulu yang pertama kali melakukan perlawanan terhadap
pendudukan Spanyol di pulau itu adalah Agyo. Bahkan suku Bukidnon menjaga tengkorak bermata satu ini
disebuah tempat ibadah mereka di gua gua. Berita penemuan ini menarik minat pihak Museum Nasional
Philipina untuk meneliti, dan mereka
melakukan penggalian dilokasi yang disebutkan. Hasilnya mereka memang menemukan
rahang bawah, gigi dan mahkota tengkorak yang memiliki satu lubang di
dahi, yang diyakini sebagai Agyo atau Cyclops.
Legenda Banshee
Banshee dalam dunia modern sering hadir
dengan sosok menyeramkan seperti roh gentayangan dan hantu ganas
lainnya.Penggambaran yang begitu menyeramkan dan spooky ini ternyata disebabkan
oleh legenda dari negara Irlandia atau Skotlandia yang menyebutkan para Banshee
berasal dari roh wanita yang gentayangan karena dibunuh, atau wanita yang
meninggal saat melahirkan kalau diibaratkan seperti kuntilanak jika di
Indonesia.Tapi penggambaran ini sangat bertolak belakang dengan sejarah
mengenai peran mereka yang sebetulnya jauh dari sifat sadis. Kata Banshee sendiri
disinyalir berasal dari bahasa Irlandia yaitu “bean sidhe” atau bean si,yang
mempunyai arti “wanita dari dunia peri”. Sedangkan dalam bahasa Scottish Gaelic, Banshee memiliki artian sebagai people of
peace atau “orang-orang yang membawa kedamaian”.
Dalam mitologi Irlandia, Banshee dikenal
sebagai roh wanita yang menandakan bahwa kematian sudah dekat. Oleh karena itu
makhluk tersebut juga terkenal dengan julukan pengantar pesan kematian.
Beberapa theolopist dan penganut Celtic Christians bahkan
percaya bahwa sosok Banshee adalah para “malaikat” yang jatuh dan
terjebak di bumi. Tetapi yang menyebabkan Banshee dimunculkan sebagai
sosok yang menakutkan mungkin ada kaitannya dengan perannya sebagai “dewi
kematian’.
Legenda Sirens
Dalam mitologi Yunani, Siren atau ‘’’Seirenes’’’ (bahasa Yunani) adalah makhluk legendaris, termasuk kaum Naiad (salah satu kaum nimfa yang hidup di air) yang hidup di lautan. Mereka tinggal di sebuah pulau yang bernama Sirenum Scopuli, atau menurut beberapa tradisi berbeda mereka tinggal di tanjung Pelorum, pulau Anthemusa, pulau Sirenusian dekat Paistum, atau di Capreae, yang mana semuanya adalah tempat-tempat yang dikelilingi oleh batu karang dan tebing. Mereka menyanyikan lagu-lagu memikat hati yang membuat para pelayar yang mendengarnya menjadi terbuai sehingga kapal mereka menabrak karang dan tenggelam.
Kisah pertemuan dengan para Siren diceritakan dalam kisah Odisseia. Suatu ketika, saat Odisseus harus melewati pantai berkarang yang dihuni oleh para Siren, ia menyuruh semu awak kapalnya untuk menyumbat telinga mereka dengan lilin agar tidak mendengar suara para Siren yang menghanyutkan hati. Ia sendiri ingin agar dirinya diikat pada tiang dengan tidak menyumbat telinga karena penasaran seperti apa nyanyian para Siren tersebut. Ketika ia mendengar suara merdu para Siren, ia memberontak dan menyuruh awak kapalnya agar melepaskan tali yang mengikat dirinya di tiang kapal. Para awak kapalnya menolak. Ketika kapal mereka sudah jauh dari Siren, Odisseus berhenti memberontak dan menjadi tenang, setelah itu dibebaskan.
Legenda Sirens
Dalam mitologi Yunani, Siren atau ‘’’Seirenes’’’ (bahasa Yunani) adalah makhluk legendaris, termasuk kaum Naiad (salah satu kaum nimfa yang hidup di air) yang hidup di lautan. Mereka tinggal di sebuah pulau yang bernama Sirenum Scopuli, atau menurut beberapa tradisi berbeda mereka tinggal di tanjung Pelorum, pulau Anthemusa, pulau Sirenusian dekat Paistum, atau di Capreae, yang mana semuanya adalah tempat-tempat yang dikelilingi oleh batu karang dan tebing. Mereka menyanyikan lagu-lagu memikat hati yang membuat para pelayar yang mendengarnya menjadi terbuai sehingga kapal mereka menabrak karang dan tenggelam.
Kisah pertemuan dengan para Siren diceritakan dalam kisah Odisseia. Suatu ketika, saat Odisseus harus melewati pantai berkarang yang dihuni oleh para Siren, ia menyuruh semu awak kapalnya untuk menyumbat telinga mereka dengan lilin agar tidak mendengar suara para Siren yang menghanyutkan hati. Ia sendiri ingin agar dirinya diikat pada tiang dengan tidak menyumbat telinga karena penasaran seperti apa nyanyian para Siren tersebut. Ketika ia mendengar suara merdu para Siren, ia memberontak dan menyuruh awak kapalnya agar melepaskan tali yang mengikat dirinya di tiang kapal. Para awak kapalnya menolak. Ketika kapal mereka sudah jauh dari Siren, Odisseus berhenti memberontak dan menjadi tenang, setelah itu dibebaskan.
Kisah pertemuan dengan para Siren juga diceritakan dalam petualangan Iason, Argonautika. Kheiron memperingatkan Iason bahwa Orfeus kelak akan sangat berguna dalam perjalanannya. Ketika Iason dan kapalnya melewati pantai berkarang yang menjadi habitat para Siren, Orfeus mendengar suara mereka yang merdu. Lalu ia memainkan harpa dengan nyanyian yang lebih merdu daripada nyanyian para Siren. Karena merasa kalah, para Siren menceburkan diri ke laut.
Legenda Dryad
Driad adalah makhluk legendaris dari mitologi Yunani. Menurut mitologi Yunani, Driad merupakan makhluk, atau semacam peri, yang menghuni tumbuh-tumbuhan, berwujud wanita. Dalam bahasa Yunani istilah serupa, drys, berarti pohon oak. Dari kata ini timbul pengertian mengenai Driad yakni kaum Nymph yang hidup dalam tumbuh-tumbuhan. Istilah tersebut sering dipakai untuk menyebut kaum Nymph yang tinggal dalam pepohonan secara umum. Karakter Driad dari mitologi Yunani muncul dalam kisah fantasi The Chronicles of Narnia sebagai spirit berwujud wanita yang berasal dari pepohonan. Dalam permainan Warcraft, Driad muncul sebagai salah satu unit petarung dari ras Elf. Wujudnya setengah wanita dan setengah rusa.
Legenda Ogre
Ogre biasanya digambarkan sebagai raksasa, jahat dan seperti monster. Kita biasanya menemui cerita tentang Ogre di dongeng dan cerita rakyat. Jika dalam dunia seni Ogre digambarkan dengan kepala yang besar, berambut dan berjenggot panjang, rakus, dan mempunyai badan yang kuat. Dan dalam ceritanya juga mereka sering mengganggu manusia.
Legenda Samael
Samael, nama dari Malaikat Kematian atau Malaikat Pencabut Nyawa. Dianggap sebagai Malaikat sekaligus juga Iblis (both Holy Angel & Fallen Angel). Namanya berarti Racun Tuhan (Poison of God) dan Malaikat Racun (Poison Angel), yaitu Sam yg berarti Racun dan El yg berarti Malaikat. Sering digambarkan sebagai ular bersayap, Samael sering disamakan dengan Setan meskipun sebenarnya berbeda. Setan (Satan, atau Sataniel dalam nama malaikatnya) juga digambarkan sebagai ular, namun sifat dan tujuan mereka berbeda.
Legenda Lucifer
Lucifer adalah nama yang seringkali diberikan kepada Setan dalam keyakinan Kristen karena penafsiran tertentu atas sebuah ayat dalam Kitab Yesaya. Secara lebih khusus, diyakini bahwa inilah nama Setan sebelum ia diusir dari surga. Dalam bahasa Latin, kata ” Lucifer ” yang berarti “Pembawa Cahaya” (dari lux, lucis, “cahaya”, dan “ferre”, “membawa”), adalah sebuah nama untuk “Bintang Fajar” (planet Venus ketika muncul pada dini hari). Versi Vulgata Alkitab dalam bahasa Lain menggunakan kata ini dua kali untuk merujuk kepada Bintang Fajar: sekali dalam 2 Petrus 1:19 untuk menerjemahkan kata bahasa Yunani (Fosforos), yang mempunyai arti harafiah yang persis sama dengan “Pembawa Cahaya” yang dimiliki ” Lucifer ” dalam bahasa Lain; dan sekali dalam Yesaya 14:12 untuk menerjemahkan (Hêl?l), yang juga berarti ” Bintang Fajar “. Dalam ayat yang belakangan nama “Bintang Fajar” diberikan kepada raja Babilonia yang tirani, yang dikatakan oleh nabi akan jatuh. Ayat ini belakangan diberikan kepada raja iblis, dan dengan demikian nama ” Lucifer “ kemudian digunakan untuk Setan, dan dipopulerkan dalam karya-karya seperti “Inferno” oleh Dante dan Paradise Lost oleh Milton, tetapi bagi para pengguna bahasa Inggris, pengaruhnya yang terbesar disebabkan karena nama ini digunakan dalam Alkitab Versi Raja James, sementara versi-versi bahasa Inggris lainnya menerjemahkannya dengan ” Bintang Fajar ” atau ” Bintang Siang “.
Legenda Bahamut
Dalam cerita Seribu Satu Malam, Bahamut di sini adalah sebuah ikan besar yang pernah dilihat oleh Nabi Isa As. Di kepalanya terdapat seekor banteng yang membawa sebuah batu karang. Di atas batu tersebut terdapat malaikat yang membawa tujuh lapisan Bumi. Sedangkan di bawahnya adalah air yang gelap, api, dan kemudian seekor ular besar bernama Falak. Diceritakan setelah melihat Bahamut, Nabi Isa langsung tak sadarkan diri. Borges sendiri menyimpulkan bahwa Bahamut merupakan kisah yang melambangkan keeksisan dan kekuasaan Tuhan.
Dalam kebudayaan popular, Bahamut muncul sebagai summon dalam hampir seluruh serial video game Final Fantasy, berbentuk naga dan dikenal juga dengan Dragon King. Varian dari Bahamut yang ditampilkan dalam Final Fantasy adalah Neo Bahamut, Bahamut Zero, Bahamut Sin, dan Bahamut Fury. Selain dari serial Final Fantasy, Bahamut juga muncul di video game Chocobo’s Dungeon, Kingdom Hearts, Lord of Vermillion, dan Dungeon and Dragons.
Legenda Genie
Dalam mitologi Arab, jin atau Jin adalah
jenis roh. Dalam Pra-pemikiran Islam, jin memiliki kekuatan magis dan kadang-kadang, meskipun tidak
selalu, jahat, atau setidaknya nakal. Dalam
Islam, jin telah menjadi lebih analog
dengan setan, dengan Iblis sebagai yang paling kuat
dari jin, sedangkan di budaya Barat, jin
biasanya digambarkan sebagai
roh magis tanpa konotasi religius yang mampu memberikan harapan. Para jin kata Inggris berasal
dari Perancis untuk ”roh,” yang digunakan untuk
menerjemahkan Jin dalam terjemahan Prancis pertama
dari Arabian Nights.
Konsep Barat jin diambil terutama
dari kisah Aladdin di Arabian Nights, dimana Aladdin membebaskan jin dari penjara di lampu
dan diberikan keinginan dalam kembali. Namun, pembacaan yang
lebih luas dari Arabian Nights mengungkapkan jin sebagai
makhluk yang sangat berbeda dari versi Barat modern. Ada berbagai jenis
jin dengan set yang berbeda dari kekuatan magis. Dalam
mitologi
beberapa, jin dikategorikan oleh elemen - api,
air, tanah, atau udara yang mengatur mereka. Beberapa
jenis jin yang menakutkan,seperti Ghul, yang
meminjamkan namanya menjadi hantu bahasa Inggris modern, dan succubus seperti jin perempuan.
Cerita rakyat Arab kuno, Ghul (Arab: harfiah setan) tinggal di kuburan dan tempat tempat takberpenghuni lainnya. Ghul adalah setan jenis jin diyakini menjadi bapak oleh Iblis. Para raksasa Arab adalah padang pasir yang tinggal, bentuk setan merupakan pergeseran dari kedok hewan, khususnya hyena. Orang orang yang melintasi lembah gurun akan dibunuh dan dimakan mereka. Makhluk itu juga memangsa anak-anak, merampas kuburan, minum darah, mencuri koin dan makan orang mati, ghoul bahkan bisa mengambil bentuk seperti yang mereka makan sebelumnya.
Dalam bahasa Arab, goul perempuan diberi nama ghouleh dan jika jamak adalah ghilan. Dalam keseharian bahasa Arab, istilah ini kadang-kadang digunakan untuk menggambarkan individu yang serakah dan rakus.
Legenda Ifrit
Ifrit adalah sejenis jin yang disebut dalam al-Qur’an. Ifrit disebutkan dalam surah An-Naml [27]:39-40:
Berkata ‘Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya.” Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip.” Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia.
Ifrit adalah makhluk bersayap api, baik perempuan atau laki-laki, yang tinggal di bawah tanah dan sering pergi ke reruntuhan. Menurut beberapa sumber, Ifrit hidup dalam sebuah masyarakat yang terstruktur di sepanjang garis suku Arab kuno, lengkap dengan raja-raja, suku, dan klan seperti manusia.
Legenda Marid
Marid sering digambarkan sebagai jenis yang paling kuat dari jin, memiliki kekuatan terbesar. Mereka memiliki sifat yang paling sombong dan angkuh. Seperti setiap jin, mereka akan gentayangan dan menggangu manusia. Menurut cerita rakyat, mereka juga memiliki kemampuan untuk mengabulkan keinginan manusia, namun biasanya marid membutuhkan tumbal, ritual, atau pujian dupa.
Legenda Nasnas
Nasnas adalah makhluk raksasa dalam mitologi Arab. Menurut Edward Lane, penerjemah abad ke-19 dari The Arabian Nights, Nasnas adalah “setengah manusia; memiliki setengah kepala, setengah tubuh, satu tangan, satu kaki, yang mana banyak melompat dengan kelincahannya”. Hal ini diyakini sebagai keturunan setan disebut Shikk dan manusia.
Ada yang bilang Nasnas adalah mahluk setengah Iblis yang hidup di padang pasir di Arab, ia lahir hanya dengan setengah bagian tubuh, dan karena itu ia menjauhi manusia sebisa mungkin. Dengan kepala yang cuma setengah, tubuh yang setengah, satu kaki dan satu tangan, ia tidak begitu memiliki banyak kemampuan. Namun tetap menjadi mahluk yang mengerikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar