Halloo para pengunjung ochiemrokhim.blogspot.com. Kali ini s`ya akan posting mengenai hewan dan makhluk myhtologi dari seluruh penjuru dunia. Makhluk-makhluk tersebut mungkin terlintas hanya sebagai dongeng saja, sebetulnya makhluk tersebut memang tentu ada, berikut saya tuliskan artikel nya.
Legenda Pegasus
Pegasus adalah seekor Kuda yang memiliki Sayap Putih Lebar. Dalam Mitologi Yunani disebutkan bahwa Pegasus lahir dari Darah Mmedusa saat Perseus memenggal Kepalanya. Disebutkan juga bahwa Pegasus ditunggangi oleh Bellerophon untuk melawan Chimera. Pegasus adalah Kuda yang mempunyai Sayap dan penerbang yang unggul. Pegasus adalah hasil dari hubungan Medusa dan Poseidon yang menyakitkan. Lahir dari Medusa ketika kepalanya dipotong oleh Perseus. Dijinakkan ole Bellerophon dan melayaninya digunungnya selama petualangannya termasuk ketika Bellerophon membunuh Chimaera. Ketika Bellerophon ingin menerbangkan Pegasus ke gunung Olympus, dia dihempaskan oleh Zeus. Tetapi Pegasus tetap terbang dan berhasil tiba di gunung Olympus. Disinilah Pegasus menghabiskan hari-harinya dengan membawakan petir untuk Zeus.
Legenda Dragon
Naga adalah sebutan umum untuk makhluk Mitologi yang berwujud Reptil berukuran Raksasa. Makhluk ini muncul dalam berbagai Kebudayaan. Pada umumnya berwujud Seekor Ular Bbesar, namun ada pula yang menggambarkannya sebagai Kadal Bersayap. Naga dipercaya dapat ditaklukan lewat musik. Naga juga disebut2 sebagai Dewa oleh beberapa Suku. Istilah Naga merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta atau India kuno yang bermakna “Ular”. Dalam naskah Mahabharata dikisahkan bahwa para Naga merupakan anak-anak Resi Kasyapa dari perkawinannya dengan Dewi Kadru. Nama-nama mereka yang terkenal antara lain Sesa, Taksaka, Basuki, Karkotaka, Korawya, dan Dritarastra.
Bangsa Naga yang berjumlah ribuan memiliki dua orang sepupu berwujud burung dan disebut sebagai bangsa Kaga. Keduanya bernama Aruna dan Garuda, yang merupakan putra dari Dewi Winata yang juga dinikahi Resi Kasyapa. Dengan demikian, hubungan antara Naga dengan Kaga selain sebagai sepupu juga sebagai saudara tiri. Meskipun demikian hubungan mereka kurang baik dan sering terlibat perselisihan.
Di antara para Naga ada pula yang menjadi dewa, yaitu Sesa, yang tertua di antara putra Kadru. Ia memisahkan diri dari adik-adiknya dan hidup bertapa menyucikan diri. Ia akhirnya diangkat sebagai dewa para ular, bergelar Ananta.
Dalam tradisi Cina juga terdapat makhluk bernama Liong atau Lung yang umumnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan istilah Naga. Makhluk ini digambarkan sebagai Ular berukuran Raksasa, lengkap dengan Tanduk, Sungut, dan Cakar, sehingga berbeda dengan Naga versi India. Naga versi Cina dianggap sebagai simbol kekuatan Alam, khususnya Angin Topan. Pada umumnya makhluk ini dianggap memiliki sifat yang Baik selama ia selalu dihormati.
Naga dianggap sebagai penjelmaan Roh orang suci yang belum bisa masuk surga. Biasanya Roh orang suci menjelma dalam bentuk Naga Kecil dan menyusup ke dalam Bumi untuk menjalani Tidur dalam Waktu Lama. Setelah tubuhnya memebesar, ia bangun dan Terbang menuju Surga. Sebagian ilmuwan berpendapat, naga Cina merupakan Makhluk khayal yang diciptakan oleh masyarakat zaman dahulu akibat penemuan Fosil Dinosaurus. Makhluk ini juga dikenal dalam kebudayaan Jepang dengan istilah Ryu.
Naga dalam budaya Kalimantan, kususnya suku Dayak dan suku Banjar dianggap sebagai simbol alam bawah. Naga digambarkan hidup di dalam Air atau Tanah dan disebut sebagai Naga Lipat Bumi. Naga merupakan perwujudan dari Tambun yaitu makhluk yang hidup dalam air. Menurut budaya Kalimantan, alam semesta merupakan perwujudan “Dwitunggal Semesta” yaitu alam atas yang dikuasai oleh Mahatala atau Pohotara, yang disimbolkan enggang (Burung), sedangkan alam bawah dikuasai oleh Jata atau Juata yang disimbolkan sebagai Naga (Reptil). Alam atas bersifat panas (maskulin) sedangkan alam bawah bersifat dingin (feminim). Manusia hidup diantara keduanya.
Dalam budaya Banjar, alam bawah merupakan milik Puteri Junjung Buih sedangkan alam atas milik Pangeran Suryanata. Setelah berkembangnya agama Islam, maka oleh suku Banjar alam atas dianggap dikuasai oleh Nabi Daud, sedangkan alam bawah dikuasai oleh Nabi Khidir.
Dalam arsitektur rumah Banjar, Makhluk Naga dan Burung enggang diwujudkan dalam bentuk Ukiran, tetapi sebagai budaya yang tumbuh di bawah pengaruh Agama Islam yang tidak memperkenankan membuat Ukiran Makhluk bernyawa, maka bentuk-bentuk Makhluk bernyawa tersebut disamarkan atau didistilir dalam bentuk Ukiran Tumbuhan.
Mitos dan Dongeng rakyat tentang Naga juga telah tumbuh di dunia Barat sejak berabad-abad Silam. Naga di dunia Barat digambarkan sebagai Kadal Besar dengan 2 Tangan dan 2 Kaki yg memiliki Sayap begitu Besar, juga memiliki kemampuan untuk menyemburkan Lidah-lidah Api dan digambarkan memiliki Gua Bawah Tanah. Naga seperti ini adalah naga yang terlihat dalam film Harry Poter : And The Goblet Of Fire. Naga ini selalu digambarkan memangsa manusia.
Legenda Harpies
Harpy, di mitologi Yunani diceritakan bahwa Harpy adalah hewan bersayap yang memiliki tubuh seperti Burung Elang dan memiliki kepala Wanita. Legenda menceritakan bahwa Harpy suka Mencuri Tubuh orang mati, menyebarkan Bbau Busuk dan Meracuni makanan di desa2 yang dilewatinya
Legenda Griffin
Griffin adalah hewan Legenda yang memiliki Sayap seekor Elang dan Kaki seekor Singa. Disebut sebagai Burung Terbesar dan menjadi hewan yang sangat sakral untuk dewa Apollo dan griffin juga merupakan hewan penjaga matahari. Makhluk ini terlihat pada saat peradaban Minoan (2700-1450 SM).
Legenda Werewolves
Werewolves pada dasarnya adalah seorang manusia yang memiliki kemampuan untuk “berubah wujud” ke bentuk hewan, terutama kebentuk serigala.Werewolves bisa berubah berdasarkan keinginan sendiri atau dorongan dari luar seperti halnya bulan purnama.Orang dapat menjadi werewolves akibat gigitan dari werewolves atau turunan dari lahir (anak dari werewolves)Werewolves memiliki regenerasi yang sangat hebat, sehingga mereka tidak menjadi tua, tapi ini tidak membuat mereka abadi.Menusuk jantung atau otaknya dapat membunuh mereka.
Legenda Loch Ness
Loch Ness legenda yang berasal dari scotlandia.Dilaporkan bahwa lochness adalah hewan dari jaman dinosaurus yang berhasil bertahan dari ledakan meteor dan masih hidup hingga kini.Ditemukan di scotland tahun 1930,Lochness diperkirakan memiliki panjang tubuh 45 kaki dengan kulit kasar dan warna coklat gelap.Beberapa orang percaya kalau lochness adalah plesiosaurus,walaupun sampai sekarang belum ada bukti yang memadai tentang adanya lochness atau tidak.
Legenda Troll
Troll berasal dari legenda scandinavia yang menyebutkan bahwa troll adalah roh yang hidup dalam goa didalam pegunungan.Saat malam tiba mereka akan keluar untuk menculik wanita dan anak2.Ada dua macam troll, Giant yang berukuran raksasa dan dwarf yang berukuran kecil.
Legenda GARUDA
Garuda merupakan tokoh dalam Mytologi Hindu, Budha dan Mesir kuno.
Dalam agama Hindu dan Budha, Ia merupakan wahana Dewa Wisnu, salah satu Trimurti atau manifestasi bentuk Tuhan dalam agama Hindu. Garuda digambarkan bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah. Paruh dan sayapnya mirip elang, tetapi tubuhnya seperti manusia. Ukurannya besar sehingga dapat menghalangi matahari.
Garuda adalah seekor burung mitologis, separo manusia, separo burung, wahana batara Wisnu. Ia adalah raja burung-burung dan merupakan keturunan Kasyapa dan Winata, salah seorang putri Dak?a. Ia musuh bebuyutan ular, sebuah sifat yang diwarisinya dari ibunya, yang pernah bertengkar dengan sesama istri dan atasannya, Kadru, ibu para ular.
Sinar Garuda sangat terang sehingga para Dewa mengiranya Agni (Dewa Api) dan memujanya. Garuda seringkali dilukiskan memiliki kepala, sayap, ekor dan moncong burung elang, dan tubuh, tangan dan kaki seorang manusia. Mukanya putih, sayapnya merah, dan tubuhnya berwarna keemasan.
Ia memiliki putra bernama Sempati (Sampati) dan istrinya adalah Unnati atau Winayaka. Menurut kitab Mahabharata, orang tuanya memberinya kebebasan untuk memangsa manusia, tetapi tidak boleh kaum brahmana. Suatu ketika, ia menelan seorang brahmana dan istrinya. Lalu tenggorokannya terbakar, kemudian ia muntahkan lagi.
Garuda dikatakan pernah mencuri amerta dari para Dewa untuk membebaskan ibunya dari cengkeraman Kadru. Kemudian Indra mengetahuinya dan bertempur hebat dengannya. Amerta dapat direbut kembali, tetapi Indra luka parah dan kilatnya (bajra) menjadi rusak.
Di Jepang, garuda dikenal sebagai Karura. Makhluk ini memiliki tubuh manusia dan kepala seekor elang. Makhluk ini berdasarkan Garuda dan dibawa ke Jepang dengan penyebaran agama Buddha.
Nama Karura juga merupakan pelafazan bahasa Jepang dari kata Sansekerta garuda. Namun nampaknya bentuk Jepang ini diambil dari bahasa Pali garuda.
Di Mesir, garuda dikenal sebagai phoenix. Phoenix (Phœnix) dalam mitologi Mesir adalah burung api legendaris yang keramat. Phoenix memiliki bulu yang sangat indah berwarna merah dan keemasan. Phoenix dikatakan dapat hidup selama 500 atau 1461 tahun. Setelah hidup selama itu, phoenix membakar dirinya sendiri. Setelah itu, dari abunya, munculah burung phoenix muda. Siklus hidup burung phoenix seperti itu (regenerasi), bangkit kembali setelah mati, lalu muncul sebagai sosok yang baru.
Burung Phoenix merupakan simbol dari keabadian, lambang dari siklus kehidupan setelah mati, dan simbol dari kebangkitan tubuh setelah mati.
Phoenix menjadi simbol suci pemujaan terhadap Dewa matahari di Heliopolis, Mesir. Burung phoenix simbol dari “Dewa matahari – Ra”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar